POVIDONE (Poster and Videography Session)

By AMSA-Unsyiah - November 30, 2025

    
 

        Banda Aceh, 2025 – Program POVIDONE (Poster and Videography Session) yang mengusung tema “Resilient Health, Empowered Communities” merupakan wujud komitmen berkelanjutan AMSA-USK dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan pemberdayaan komunitas. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Departemen Publication and Promotion di NutriHub Aceh ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi anggota dan observer AMSA-USK dalam memanfaatkan media visual, khususnya desain poster dan videografi, sebagai sarana strategis dalam edukasi kesehatan. Tema yang diangkat mencerminkan berbagai tantangan kesehatan nasional yang mendesak, seperti penggunaan tembakau, stunting pada anak, dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

        Acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta sambutan dari Ketua POVIDONE 2025 dan Representative AMSA-USK 2025/2026. Dalam sambutan tersebut, ditekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dan kolaborasi lintas disiplin dalam mengatasi kesenjangan kesehatan yang masih terjadi di masyarakat. Setelah sesi pembukaan, peserta mengikuti pemaparan materi mengenai dasar-dasar desain grafis. Pemateri juga menjelaskan peran penting mahasiswa kedokteran dan calon tenaga kesehatan dalam mendukung upaya promotif dan preventif yang peka terhadap budaya serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

        Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) intensif mengenai desain poster yang dipandu oleh fasilitator berpengalaman di bidang komunikasi visual. Peserta dibagi ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas tiga hingga empat orang dan diberikan tugas untuk membuat poster kesehatan masyarakat yang mengangkat salah satu dari tiga isu prioritas, yaitu bahaya rokok, pencegahan stunting, atau pengendalian DBD. Melalui kegiatan ini, peserta dituntut untuk mengintegrasikan informasi epidemiologi, pemahaman perilaku masyarakat, serta prinsip-prinsip desain guna menghasilkan media yang mampu mengomunikasikan risiko kesehatan secara efektif dan mendorong keterlibatan masyarakat.

        Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pembelajaran dasar videografi yang kemudian dilanjutkan dengan FGD kedua. Dalam sesi ini, peserta kembali dibagi ke dalam kelompok kecil dan dibimbing untuk menyusun naskah secara menyeluruh hingga mengeksekusinya menjadi sebuah video persuasif berdurasi singkat. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam merancang dan memproduksi media edukasi kesehatan yang menarik dan komunikatif.

        Secara keseluruhan, program POVIDONE menjadi model pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan ilmu kesehatan dengan strategi komunikasi yang berorientasi pada masyarakat. Dengan membekali calon tenaga kesehatan melalui pengetahuan teoretis serta keterampilan praktis dalam desain komunikasi visual, program ini memperkuat kapasitas mereka untuk berkontribusi secara nyata dalam promosi kesehatan masyarakat. Lebih dari itu, POVIDONE sejalan dengan visi untuk membangun komunitas yang berdaya, mampu mempertahankan perilaku hidup sehat secara mandiri, serta lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan saat ini maupun di masa mendatang.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments